Duta Ekonomi

Wow! Jualan Nasi Bungkus Rp2 Ribuan, Omzet Warung ini Rp2,8 Juta per Hari

EKONOMI BISNIS  —  Menjual makanan sederhana murah bukan berarti tak menghasilkan uang banyak.

Penjual nasi bungkus ini salah satunya. Dia hanya menjual nasi sambal dan bisa menghasilkan profit jutaan hanya dalam sehari.

Menurut World of Buzz pada Rabu (24/4/2019), warung penjual nasi bungkus tersebut ada di Malaysia.

Bagi kebanyakan orang Malaysia, terutama orang kota cukup sulit untuk mendapatkan makanan kurang dari 1 ringgit atau sekitar Rp3 ribu.

Namun warung ini justru menjual nasi sambal seharga, 0,70 Ringgit atau sekitar Rp2 ribuan.

Warung tersebut terletak di Jalan Lobak, Malaysia.

Adalah seorang pria bernama Ikhbal yang menjalankan usaha warung ini.

Orang-orang menyebut nasi tersebut sebagai nasi lemak.

Kedai makanan ini cukup menarik pelanggan dari dekat dan jauh berkat harganya yang terjangkau.

Menurut Harian Shin Chew harga tersebut merupakan yang termurah yang dijual.

Seharga dengan nasi lemak yang dijual pada tahun 2005 yaitu 0,50 ringgit (Rp1.500).

Namun, karena kenaikan harga dan ongkos biaya Ikhbal menaikan harga nasi di warungnya, meski harganya masih sangat murah.

Dalam sehari Ikhbal mengaku menjual 1.200 paket nasi mulai hari Senin hingga Jumat, dan sebanyak 1.600 paket sehari mulai Sabtu-Minggu.

Dengan menjual sebegitu banyaknya bungkusan nasi lemak

Ikhbal rata-rata bisa menghasilkan 840 Ringgit (Rp2,8 juta).

Selain itu, Ikhbal juga menawarkan mie, bihun, telur dan lauk lainnnya serta minuman.

Semuanya dijual mulai 0,40 ringgit atau Rp1.000.

Dalam sebuah wawancara, Ikhbal mengaku bahwa nasi lemak yang dibuatnya adalah menu andalan.

Karena sangat laku dimakan sebagai sarapan.

Porsinya yang tidak terlalu banyak, dan variasi topping yang cukup unik mulai dari ikan teri, telur, petai, dan ditambah dengan sambal.

Bagi orang dewasa biasanya mereka akan memakan dua bungkus nasi atau lebih, sedangkan anak-anak biasanya hanya makan 1 bungkus.

Warung ini juga buka lebih awal mulai pukul 5 pagi hingga 11 pagi

(*)

Sumber

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top