Duta Luwu Utara

Warga Desa Tere Uri dan Bone Subur Andalkan Jembatan Batang Kelapa

LUWU UTARA — Jembatan merupakan struktur yang dibuat untuk menyeberangi jurang atau rintangan seperti sungai, ataupun penghubung jalan raya.

Jembatan dibangun untuk penyeberangan pejalan kaki, pengendara sepeda motor. Jembatan juga merupakan bagian dari infrastruktur transportasi darat yang sangat vital dalam aliran perjalanan (traffic flows).

Tetapi jembatan di ujung aspal Desa Tete Uri Kecamatan Sabbang Ke Desa Bone Subur Kecamatan Sabbang Kabupaten Luwu Utara tersebut sangat memperhatikan.

Jembatan penghubung arus jalan tersebut terbuat dari batang pohon kelapa dan besi H 2 batang diambil bekas dari jembatan Sabbang dengan panjang sekitar 4 meter. Sehingga mempersulit pengguna jalan apabila ingin menyeberang.

“Kami sangat kesulitan apabila ingin membawa hasil panen karena akses jembatan yang tidak mendukung dan kemarin sore rusak akibat dump truk yang melintas,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya pada awak media, Minggu (24/3/2019).

Ia menambahkan kami sangat berharap ada perhatian dari pemerintah daerah maupun pusat. Karena jembatan ini suatu penghubung Desa Tere Uri dan Bone Subur.

Penulis: Putri

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top