Duta Pendidikan

SD Telkom Makassar, Sekolahnya Anak Millenial

MAKASSAR — Masa sekolah adalah masa yang paling menyenangkan dalam fase kehidupan seorang individu. Sekolah yang nyaman dan tenaga pendidik yang baik tentu menjadi tempat idaman orang tua dalam menyekolahkan putra-putrinya.

SD Telkom Makassar adalah salah satu dari ratusan sekolah dasar di Makassar yang merupakan dambaan para orang tua dalam menyekolahkan anaknya selepas dari bangku TK.

Pada tahun ajaran 2019/2020 ini, SD Telkom Makassar melakukan terobosan baru. Mereka menggandeng provider transportasi berbasis online yang berasal dari luar negeri, yaitu GRAB, menjadi mitra dalam program Grab to School. “Program yang melayani antar jemput siswa-siswi SD Telkom Makassar ini merupakan yang pertama dan satu-satunya yang dijalankan oleh Grab saat ini. Jika program ini berhasil,maka Grab Indonesia baru akan menjalankannya di kota-kota besar di Indonesia, semisal Jakarta dan Bandung”, ujar Sulastri, salah seorang guru kelas sekaligus bagian kurikulum di SD Telkom Makassar.

Program ini juga menjadi salah satu bentuk pelayanan sekolah kepada siswa. Mulai dari proses registrasi siswa yang ikutan hingga forum tanya jawab disediakan oleh pihak Grab secara online. “Setelah dilakukan trial selama hampir sebulan, program Grab to School akan dilaunching secara nasional oleh pihak Grab pada hari Rabu tanggal 14 Agustus di SD Telkom Makassar,” pungkas Sulastri dalam rilisnya.

Dengan inovasi ini, SD yang terletak di Kawasan Pendidikan Telkom dan baru saja memperoleh akreditasi A dari Badan Akreditasi Nasional (BAN S/M) menjadi semakin diincar oleh para orang tua yang mempunyai anak usia 6-12 tahun. Apalagi fasilitas sekolah yang disediakan juga tergolong wah,semisal ruangan kelas yang memiliki perangkat pembelajaran yang berbasis teknologi.Standarisasi yang dilakukan oleh pihak sekolah juga tiap semester dievaluasi oleh Yayasan Pendidikan Telkom, yang merupakan anak perusahaan dari Telkom Group.

Sulastri menambahkan, “Mengembangkan inovasi pembelajaran berbasis ICT (Information Communication and Technology) menjadi misi tersendiri dari seluruh guru dan staf yang ada.Hal ini tercermin dari proses di kelas, dimana semua siswa fasih dan mahir menggunakan perangkat teknologi dan semua materi pelajaran terintegrasi dengan media teknologi”.

Sekolah yang berada dalam satu wilayah yang terintegrasi satu sama lain antara TK,SD,SMP dan SMk ini atau dengan kata lain One Pipe Education System (OPES) ini memudahkan seorang anak dalam penjenjangan strata pendidikannya. Di tahun ajaran ini, SD Telkom Makassar menerima 114 anak dari peminat yang berjumlah sekitar 250-an.

Salah satu siswa SD Telkom Makassar juga kemarin berhasil menjuarai Kejuaraan Nasional Tenis kelompok umur. “Ini semakin memicu semangat seluruh siswa untuk berprestasi, apalagi sekolah menyediakan wadah ekskul, dimana ekskul olahraga (renang, bulutangkis dan karate) ditargetkan berprestasi di O2SN dan ekskul pengetahuan (sains club dan english club) bermuara ke OSN,” tutup Sulastri.

(*)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top