Metro

Peter Gozal Benarkan Ayahnya Meninggal Dunia

MAKASSAR — Tokoh masyarakat Tionghoa Makassar, Go Tieng Kien atau yang akrab disapa Tony Gozal , Sabtu (19/1/2019) dikabarkan meninggal dunia malam, di kediamannya, Jl. Usman Djafar, Kelurahan Losari, Makassar.

Kabar ini dibenarkan salah satu dari lima anak [Peter Gozal] kepada media sosial. Pemilik Makassar Golden Hotel di Jl Pasar Ikan, Kelurahan Losari, Kecamatan Ujungpandang ini, meninggal dalam usia 84 tahun.

” Tepat pukul 22.55 bapak meninggal di rumah,” sebut putra almarhum, Peter Gosal, seperti yang dikutip kontributor JNN dari Tribun, Minggu (20/1/2019) siang tadi. Almarhum meninggalkan seorang istri, lima anak, dan 11 cucu.

Ketua DPD Indonesia Tionghoa (Inti) Sulsel ini [Peter Gozal] berharap jika ada kesalahan atau kekhilafan almarhum dimaafkan.

Jenazah almarhum saat disemayamkan di Rumah Duka RS Grastelina, Jl Hertasning, Panakkukang, Makassar.

Pendiri AKAI Departement Store di kawasan Pantai Losari era 1980 dan 1990-an, juga Pembina Klenteng Xian Ma, Makassar di Jl Sulawesi ini, selama hampir dua pekan dirawat di Mount Elizabeth Hospital di Singapura.

Jumat (18/1/2019), pendiri Akai Departement Store di kawasan Pantai Losari era 1980 dan 1990-an ini. Mungkin Allah sudah memberi tanda-tanda kepadanya [almarhum] ia [Tony Gozal] meminta kepada keluarga dipulangkan ke tanah kelahirannya di Ujungpandang. Setelah menjalani rawat jalan atas penyakit ginjal yang sudah lama menderanya.

Sejumlah sahabat almarhum, merasa kehilangan sosok yang baik, akrab dan bersabahat.

“Pak Tony selalu kirimi kita berita, nasihat hidup, dan tips hidup sehat di WhatsApp, tapi tiga minggu terakhir sudah tak permah lagi. pesan saya ajak minum teh, juga sudah tak dibalas,” tambah Julius Hoesan.

Bahkan kelompok usaha PT Tosan Permai Lestari, juga merasa kehilangan. “Almarhum itu tokoh, nasihatnya selalu kita minta dan manjur,” kata Hasan Basri.

Almarhum [Tony Gozal] juga dikenal sangat akrab dengan Jusuf Kalla, dan pengusaha lokal di Makassar. Bahkan, sesuai catatan JNN yang dirangkum dari mantan wartawan harian TEGAS terbitan sore, dengan sosok (Tony Gozal) adalah jiwa besar, ketika terlibat kasus manipulasi yang pernah ditangani Baharuddin Lopa, mantan Jaksa Agung, sehingga Tony Gozal yang membangun Lapas (lama dalam kota. RED) ikut merasakan Lapas yang dibangunnya tersebut. (JNN/NAS)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top