Duta Luwu Utara

Ditanya Soal Anggaran, Kabag Humas Luwu Utara Bungkam

LUWU UTARA — Kepala Badan Bagian (Kabag) Humas dan Protokol Luwu Utara, Syahruddin enggan menyebut anggaran Humas 2019 yang dikelola.

Saat ditanya soal anggaran humas melalui WhatSApp pribadinya Ucok (sapaan akrabnya) tidak menjawab pertanyaan beberapa awak media.

“Saya WhatSApp pak Kabag dari kemarin sampai hari ini belum ada respon malah buat status di WhatsApp,” kata Putri, Senin (01/04/2019).

Dengan sikap seperti itu Kabag Humas Luwu Utara, Syaruddin dinilai tidak koperatif dengan wartawan bahkan tertutup soal anggaran.

“Ada apa kok pak kabag tidak terbuka soal anggaran humas, pada hal publik wajib tahu,” sebutnya.

Diketahui, Keterbukaan Informasi diharapkan bisa mempersempit peluang terhadap penyimpangan yang mungkin dilakukan oleh para pejabat publik. Untuk itu peran masyarakat sangat penting dan strategis dalam mengawasi setiap langkah, gaya hidup, dan tindak tanduk serta perilaku para pejabat publik.

Dengan semakin terbuka tentang Tugas Pokok dan Fungsi, Terbuka tentang anggaran dan laporan keuangan, serta kinerja yang diharapkan dari uang negara yang dibelanjakan maka akan semakin lebih baik negara ini diselenggarakan.

Maka tepatlah kiranya dengan lahirnya Undang-undang No.14 tahun 2008, tentang Keterbukaan Informasi dan Peraturan Pemerintah No. 61 Tahun 2010, tentang Pelaksanaan Undang-Undang  Keterbukaan Informasi, bahwa Indonesia menuju negara yang lebih terbuka, akuntabel, lebih makmur dan lebih beradab.

Penulis: Putri

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top