Duta Luwu Utara

Dinas Kesehatan Luwu Utara Gelar Pertemuan Orientasi PKPR

LUWU UTARA — Dinas Kesehatan Kabupaten Luwu Utara menggelar Pertemuan Orientasi Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja (PKPR).

Kegiatan tersebut digelar di Aula Hotel Remaja, Jalan Pajorra, Kota Masamba. Rabu 27 Februari 2019.

Hadir Kepala Dinas Kesehatan Luwu Utara, dr. H. Andi Muhammad Nasrum, Narasumber Dinas Kesehatan Provinsi Sulsel, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Dinas Kesehatan Luwu Utara, Syahruni. Serta sejumlah Peserta Dokter dan Pengelola KIA Puskesmas.

Dalam sambutannya, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Syahruni, Selaku panitia kegiatan mengatakan, Kegiatan ini adalah salah satu program kegiatan pelayanan kesehatan
ibu dan anak pada dinas kesehatan, anggaran tahun 2019.

“Tujuan Umum adalah terselenggaranya PKPR berkualitas di
puskesmas dan tempat pelayanan remaja lainnya.
Tujuan Khusus adalah
Tersedianya panduan penyelenggara bagi fasilitas dan petugas pelaksana PKPR.
Tersedianya instrument pemenuhan standar nasional PKPR dengan
menggunakan criteria terpilih.
Terselenggaranya PKPR dengan kualitas yang baik dan merata di seluruh wilayah.
pemantauan praktis”.tutur Syahruni.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Luwu Utara dr. H. Andi Muhammad Narum dalam Sambutannya mengatakan, besarnya populasi kelompok usia remaja dapat
di maknai sebagai aset dan potensi bangsa di masa depan, dan untuk mewujudkan harapan tersebut maka negara dan masyarakat harus dapat menjamin agar
remaja Indonesia mampu tumbuh dan berkembang
secara positif.

“Melihat berbagai permasalahan maka
pembinaan kesehatan remaja di jadikan program prioritas pemerintah. Maka kementerian kesehatan tahun 2003 mengembangkan program tersebut
dengan menggunakan pendekatan PELAYANAN KESEHATAN PEDULI REMAJA (PKPR).
Di laporkan hingga tahun 2013 dari jumlah 497 Kabupaten / kota di Indonesia baru sekitar 406 Kabupaten/ kota yang memiliki minimal 4 Puskesmas
mampu laksanakan PKPR”.Jelas Andi Nasrum.

Lebih jauh Andi Muhammad Nasrum Mengatakan, Undang Undang No 23
tahun 2002 tentang perlindungan anak
mengelompokkan setiap orang yang berusia sampai
dengan 18 tahun sebagai “Anak ” proporsi penduduk
remaja indonesia sekitar 18,3 % dari jumlah penduduk
atau sekitar 43 juta jiwa.

“Untuk Kabupaten Luwu Utara sendiri belum ada Puskesmas PKPR, oleh sebab itu diharapkan setelah pertemuan orientasi pelayanan kesehatan peduli
remaja ( PKPR) ini di laksanakan, maka di harapkan Puskesmas melaksanakan pelayanan remaja sesuai dengan kebutuhan yang meliputi Promotif, Preventif, Kuratif dan Rehabilitatif secara Komprehensif melalui sistim pendekatan PKPR”.Ungkap Andi Nasrum.

(Hamsul/PPID Dinkes Lutra)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top