Duta Luwu Utara

Bupati Indah Dampingi Kakanwil BPN Sulsel Serahkan Sertifikat Tanah

LUWU UTARA — Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani menghadiri acara Penyerahan sertifikat hak milik atas tanah PTSL tahun 2018 di desa Tulung Indah kecamatan Sukamaju, Selasa 19/02/2019.

Penyerahan yang dilakukan langsung oleh Kakanwil BPN provinsi Sulawesi Selatan DR. H. Dadang Suhendi SH. MH tersebut dihadiri oleh Kapolres Luwu Utara AKBP Boy FS Samola, perwira penghubung Mayor CBA Sengke, Kajari Luwu Utara Indawan Kusnadi, Anggota DPRD kabupaten Luwu Utara Rudi Hartono,kepala kantor pertanahan kabupaten Luwu Utara Muh. Asdhar, para camat dan para pimpinan SKPD.

Kepala Kantor BPN Luwu Utara dalam laporannya menyampaikan bahwa untuk penyerahan sertifikat PTSL di kab. Luwu Utara yaitu desa Tulung Indah sebanyak 1.100, desa banyuurip 250, desa Salulemo 250 dan desa Baju-baju 250 jadi jumlah penyerahan sertifikat PTSL di kab. Luwu Utara tahun 2018 sebanyak 1.850.

Bupati Luwu Utara Indah Putri dalam sambutannya menyampaikan untuk rombongan BPN provinsi selamat datang di kabupaten Luwu Utara kabupaten yang paling luas di Sulawesi Selatan, ucapnya.

Indah putri juga menyampaikan bahwa sertifikat yang diberikan ini untuk memberikan kepastian lahan yang dimiliki dan upaya untuk mengamankan aset, tambahnya.

Kita bersyukur dalam beberapa waktu terakhir Luwu Utara mendapatkan aset yang tidak sedikit yang di ukur dan berujud sertifikat dan tahun ini saya yakin angkanya tidak kurang dan dengan kedatangan kakanwil angka yang ada akan bertambah, karena kami percaya dengan hadirnya pejabat di suatu daerah merupakan berkah bagi daerah tersebut, ujarnya.

Kami titip bahwa mohon dukungan sertifikat untuk semua fasum rumah ibadah, Pemda akan mengalokasikan anggaran untuk percepatan persertifikasian rumah ibadah agar kita semua bisa tenang dalam beribadah. Tutup Bupati Perempuan pertama di Sulsel ini

Sementara itu Kakanwil BPN provinsi dalam sambutannya menyampaikan bahwa dia telah berencana Dari 6 bulan yamg lalu ingin ke Luwu Utara dan Alhamdulillah baru terwujud hari ini, ucapnya.

Dadang Suhendi juga menambahkan bahwa untuk menghilangkan paradigma lama tentang pengurusan sertifikat yang susah dan mahal, karena saat ini pengurusan sudah sangat mudah dan murah, ujarnya.

Kalau untuk solusi rumah ibadah yang disampaikan ibu bupati tadi harus ada solusi, minta di daerah untuk alokasikan anggarannya kami dari provinsi sanggup selesaikan 2-3 bulan, tambahnya.(Putri)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top