Duta Luwu Utara

Begini Pencapaian DP2PA Luwu Utara Dalam Mewujudkan KLA

MEDIA DUTA | LUWU UTARA  – Dinas Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak (DP2PA) Kabupaten Luwu Utara telah mengikuti evaluasi penilaian Kabupaten Layak Anak (KLA).

Kabupaten Luwu Utara sudah tiga kali mengikuti evaluasi penilaian Kabupaten Layak Anak (KLA) tersebut, dan telah dua kali mendapatkan penghargaan sebagai KLA dengan predikat Pratama.

Pada Tahun 2019 sebagai langkah pertama yang dilaksanakan DP2PA dalam penilaian ini adalah tahap penilaian Mandiri yang di selenggarakan dari tanggal 16 Maret s/d 5 April 2019 serta pada tahap ini Kabupaten Luwu Utara berhasil menutup penilaian dengan posisi skor 764 (tujuh Ratus Enam Puluh empat ).

Kepala DP2PA Kabupaten Luwu Utara, Nurhusnah, menutup penilaian dan melakukan Approver tepat pada pukul 23.00 yang dihadiri langsung oleh Sekertaris DP2PA,Kabid Perlindungan perempuan dan Anak, Kepala Bidang Gender beserta para kepala seksi , Kasubag Umum Kepegawaian dan Keuangan dan operator.

Diselah selah penginputan Indikator Evaluasi KLA Kepala Dinas Pemberdayan Perempuan dan Perlindungan Anak, Nurhusnah, menjelaskan bahwa data yang telah di input pada evaluasi KLA adalah data yang bersumber dari SKPD Kabupaten Luwu Utara dan beberapa instansi Vertikal sepeti Kepolisian,bKejaksaan, Kementerian Agama dan Badan Statistik.

“Setelah melalui tahap pertama yaitu penilaian mandiri maka akan dilakukan tahap ke II yaitu verifikasi Administrasi yang dilaksanakan pada tgl 6 s/d 20 April 2019,” ujarnya.

Nurhusnah menambahkan, apabila pada penilaian mandiri dinyatakan lolos pada tahap penilaian Administarsi maka akan dilanjutkan dengan penilaian tahap ke III yaitu verifikasi lapangan yang akan di laksanakan pada tgl 21 April s/d 30 juni 2019.

“Serta pengumuman hasil Akhir dilaksanakan pada tgl 23 Juli bertepatan peringatan Hari Anak Nasional (HAN)
Harapan Kita semua adalah Bagaimana kita meningkatkan layanan khususnya kepada anak anak sehingga hak hak mereka dapat terpenuhi, pemenuhan hak anak dapat di ukur dari penialaian KLA, apakah masih sebatas Pratama, Madya , Nindia atau Utama,” jelasnya.

Ia juga mengatakan bahwa penghargaan bukanlah yang utama tetapi bagaimana kita dapat melayani anak anak kita sehingga mereka ikut merasakan Pembangunan khusunya di Kabupaten Luwu Utara, namun dengan adanya penghargaan berarti kita dapat mengukur sudah sejauh mana anak anak menikmati pembangunan.

 

Penulis: Putri

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top